Sabtu, 30 Juni 2012

Perang Dua Maestro, Xavi dan Pirlo


UEFAPlaymaker Italia, Andrea Pirlo (kiri) saat berebut bola dengan gelandang Spanyol, Xavi Hernandez di babak penyisihan Grup C Piala Eropa 2012.

KIEV, - Laga Italia melawan Spanyol di partai final Piala Eropa, Minggu (1/7/2012) tidak bisa lepas dari peran dua gelandang Andrea Pirlo dan Xavi Hernandez. Dalam turnamen ini, kedua pemain tersebut dapat dikatakan akan menjadi maestro di lapangan tengah.

Tak bisa dibantah, Pirlo adalah kunci sukses Italia di Piala Eropa. Tendangan bebas indah ke gawang Kroasia di penyisihan Grup B, dua assist adalah bukti kehebatan pemain berusia 32 tahun tersebut. Ia juga adalah pemain yang paling banyak menyabet penghargaan Carlsberg Man of The Match yakni sebanyak tiga kali.

Belum lagi, ketika melakoni babak perempat final melawan Inggris, Pirlo pun menorehkan rekor baru yakni berhasil melakukan 117 umpan akurat dalam satu pertandingan. Dan yang paling fenomenal adalah, tendangan penalti ala Antonin Panenka, yang membuat psikologi penggawa "The Three Lions" runtuh di babak adu penalti.

"Gelandang tengah kami banyak memiliki kualitas di dalam dirinya. Apalagi, kami juga mempunyai pemain hebat yang dapat meningkatkan serangan, seperti Andrea Pirlo. Seringkali pemain lain hanya bekerja untuk memberikan bola kepadanya dan memberi ruang sehingga dia dapat mendikte permainan," kata pelatih Italia, Cesare Prandelli.

Tapi jangan lupa, empat tahun lalu, Austria dan Swiss telah menjadi saksi kehebatan Xavi memimpin "La Furia Roja" meraih gelar Piala Eropa 2008. Tak tanggung-tanggung, pemain berusia 32 tahun itu pun dinobatkan menjadi pemain terbaik sepanjang turnamen tersebut.

Di Ukraina dan Polandia, bersama rekannya di Barcelona, Sergio Busquets, Xavi menjadi menjadi pemain terbanyak yang berhasil melakukan umpan akurat dengan total 455 umpan hingga babak semifinal lalu. Torehan itu jauh berbeda dengan Pirlo, yang hanya mengemas total 350 umpan akurat.

Meskipun sama-sama pernah merasakan gelar juara Dunia (Pirlo pada 2006 dan Xavi 2010), Xavi mempunyai motivasi lebih daripada Pirlo. Ia ingin mencetak sejarah baru, menjadi pemain yang memenangi gelar juara Eropa dua kali berturut-turut.

"Kami ingin melanjutkan menciptakan sejarah dan kami punya kesempatan itu. Kami sedikit beruntung karena ini adalah final kedua kami. Kami ingin menunjukan kepada orang bahwa Spanyol masih lapar akan kesuksesan dan sepak bola kami adalah yang terbaik," kata Xavi.

Tambah Xavi, siklus kesuksesan Spanyol melangkah sejauh ini adalah ketika pelatih Vicente Del Bosque, mengambil alih "El Matador" dari Luis Aragones. "Dia sedikit berjudi dengan beberapa pemain muda dan menempatkan pemain seperti (Andres) Iniesta, (Santi) Cazorla, Cecs Fabregas, (David) Silva, dan (David) Vila di tim," ujar Xavi.

"Kami ingin menciptakan pertandingan yang hebat malam nanti. Pesepak bola seperti Pirlo dan pemain Spanyol dan Italia memiliki gaya serupa. Jadi, aku sangat senang bahwa nanti pasti ada kecenderungan untuk bermain serius dan lebih menyerang, yang beberapa orang ragukan sebelumnya," tegas Xavi.

 

Jumat, 29 Juni 2012

Cedera, Cassano Akan Tampil Lawan Spanyol


AFPPenyerang Italia, Antonio Cassano.

KIEV, - Penyerang Italia, Antonio Cassano, dinyatakan mengalami masalah tidak serius pada lututnya sehingga masih masuk rencana tim pelatih Cesare Prandelli untuk pertandingan final Piala Eropa 2012 melawan Spanyol, di Kiev, Minggu (1/7/2012). Bek Ignazio Abate dan penyerang Mario Balotelli juga berada dalam kondisi siap tampil.

"Lutut Cassano sedikit terkilir. Namun, dari sudut pandang kedokteran, tak ada yang perlu dikhawatirkan. Tak ada jaringan pengikat sendi yang cedera. Pada laga final melawan Spanyol, kita akan melihatnya," ujar dokter tim Italia, Enrico Castellacci.

Cassano mengalami cedera di tengah pertandingan semifinal Piala Eropa melawan Jerman, Kamis (28/6/2012). Akibat itu, ia digantikan Alessandro Diamanti pada menit ke-58.

Italia memenangi duel itu dengan skor 2-1. Gol Italia diciptakan Balotelli pada menit ke-20 dan ke-36. Gol Jerman dicetak Mesut Oezil dari titik penalti pada menit ke-90+2.

Kamis, 28 Juni 2012

Balotelli: Kita Bicara Lagi Minggu Nanti


JANEK SKARZYNSKI / AFPKiper Jerman, Manuel Neuer (kanan), memberi selamat bomber Italia, Mario Balotelli, seusai semifinal Euro 2012 di Stadion Nasional Warsawa, Kamis (28/6/2012). Italia menang 2-1.

WARSAWA, — Dua gol sekaligus dilesakkan Mario Balotelli. Ia pun sudah melesatkan tiga gol sepanjang Euro 2012. "SuperMario" berpeluang menggamit gelar top scorer turnamen setelah para pesaing terdekatnya tamat sebelum final.

"Dua gol itu memang penting. Gol pertama terjadi berkat umpan menakjubkan Antonio Cassano. Itu mudah. Ketika Cassano yang memberikan umpan, segalanya semudah membalikkan telapak tangan," ucap Balotelli.

"Yang kedua adalah umpan matang (Riccardo) Montolivo. Biasanya, aku mengincar tiang jauh, tapi aku kemudian memutuskan menembaknya ke tiang dekat," lanjut bomber Manchester City yang dilansir BBC.

Dua gol itu membuat Balotelli menjadi pemain pertama Italia yang mencetak tiga gol dalam satu turnamen Euro sepanjang sejarah.

Praktis, lelaki berusia 21 tahun berpeluang besar menjadi top scorer Euro 2012. Maklum saja, selain menamatkan perjalanan Jerman, Kamis atau Jumat (29/6/2012), Balotelli juga memupus harapan Mario Gomez yang sudah mengeslot tiga gol di babak penyisihan grup. Bomber Bayern Muenchen itu sama sekali tak menambah pundi-pundi golnya di babak di perempat final dan empat besar.

Dan, tentunya, Balotelli sudah menunggu duel melawan jawara bertahan, Spanyol, Minggu (1/7/2012).

"Kami dan Spanyol adalah dua tim terbaik turnamen ini. Apakah kami dapat menang? Aku akan memberitahunya pada Minggu nanti," tandas Balotelli setengah berteka-teki, bukan ber-tiki-taka.

Rabu, 27 Juni 2012

Soal Algojo Kelima, Ronaldo Tolak "Hantu" Bayern


PATRICK HERTZOG / AFPReaksi bomber dan kapten Portugal, Cristiano Ronaldo, saat melawan Spanyol dalam babak semifinal Euro 2012 di Stadion Donbass Arena, Donetsk, Rabu (27/6/2012).

DONETSK, Portugal tersingkir dari semifinal Euro 2012, Rabu atau Kamis (28/6/2012) dini hari WIB, dengan tragis. Kalah adu penalti 2-4 dari jawara bertahan Spanyol dan Cristiano Ronaldo tak mampu menyelamatkan timnya. Ia sama sekali tak menendang penalti. Apakah Ronaldo trauma menjadi eksekutor pertama?

Pada 25 April lalu, Ronaldo gagal saat menjadi algojo pertama Real Madrid di semifinal Liga Champions. Sepakannya diselamatkan kiper Bayern Muenchen, Manuel Neuer. "Los Blancos" akhirnya kalah dalam drama adu penalti dari "Die Bayern" 1-3.

"Tak masalah aku ditempatkan sebagai eksekutor kedua, ketiga, atau kelima. Tak ada trauma kegagalan penalti ketika melawan Bayern," kilahnya kepada koran Spanyol, Marca.

Menurut Ronaldo, adu penalti ibarat lotere. Spanyol beruntung dan ia dengan jantan memberi selamat kepada mereka.

"Laga berjalan ketat dan sudah semestinya semuanya bangga dengan apa yang telah ditampilkan. Kami keluar arena dengan kepala tegak," kata Ronaldo.

Menurutnya, Portugal sempat mempunyai dua peluang bagus, tetapi gagal dimanfaatkan. Sementara Spanyol nyaris tak memiliki kesempatan membuat gol.

"Mereka beruntung memasukkan dua pemain yang bugar seperti Pedro (Rodriguez) dan (Jesus) Navaz," sambungnya.

Selasa, 26 Juni 2012

"Postigol" Hilang, Almeida Terbilang


ANNE-CHRISTINE POUJOULAT / AFPReaksi bomber Portugal, Hugo Almeida, setelah gagal memanfaatkan peluang di di depan gawang Ceko dalam laga perempat final di Stadion Nasional Warsawa, Kamis (21/6/2012).

OPALENICA, - Satu pemain yang tak tampak di lapangan ketika Portugal menjalani latihan tim, Selasa (26/6/2012) pagi waktu setempat. Pemain yang krusial. Helder Postiga.

Bomber "Seleccao" dari tahun ke tahun acap tak meyakinkan. Mulai Pedro Pauleta hingga kini, Postiga.

Penyerang Real Zaragoza itu baru mengemas satu gol sepanjang empat penampilannya di Euro 2012. Namun, mobilitasnya di lapangan sangat cocok dengan skema tiga striker yang digelar Paulo Bento. Postiga menikam jantung pertahanan lawan, sekaligus membuat fokus musuh terbelah. Cristiano Ronaldo pun lebih gampang menusuk dari sayap kiri.

Sayang, peran Postiga tuntas ketika melawan Ceko di perempat final. Paha kanannya bermasalah dan ia digantikan Hugo Almeida. Striker Besiktas itu yang akan menggantikan posisi "Postigol" --sebutan Postiga-- di semifinal melawan Spanyol, Rabu (27/6/2012).

Dengan postur lebih gempal ketimbang Postiga, Almeida adalah tipe raksasa yang dapat bertarung di darat dan udara. Lihat saja tingginya yang mencapai 191 sentimeter. Bandingkan dengan Postiga yang tubuhnya lebih mini sepuluh sentimeter.

Dan, beberapa saat setelah masuk lapangan, Almeida sudah mengancam dengan sundulannya ke gawang Petr Cech, menyambut crossing Luis Nani. Sayang, belum maksimal.

Tak mengapa. Yang pasti, Spanyol mesti lebih waspada. Rekor Almeida memang cuma 15 gol dalam 44 pertandingan internasional, tapi motivasinya tengah meninggi.

"Anda telah bekerja keras dari hari ke hari dan siap menampilkan yang terbaik ketika kesempatan itu datang," ucap Almeida yang dikutip UEFA.

"Kami harus mencetak gol. Kami tahu kualitas Spanyol dengan pemain-pemainnya yang luar biasa. Tapi, kami akan terus berjuang dan melakukan segalanya untuk mencetak gol," tandas pria berusia 28 tahun itu.

 

Senin, 25 Juni 2012

Inggris Kalah dengan Tegak


AFPEkspresi kapten Inggris, Steven Gerrard, setelah timnya dikalahkan Italia melalui adu penalti, di perempat final Piala Eropa, di Kiev, Minggu (24/6/2012).

- Kekalahan dari Italia 2-4 lewat adu penalti membuat Inggris masygul, apalagi itu terjadi di tengah mekarnya kepercayaan publik menyusul pembuktian anak-anak asuhan Roy Hodgson. Namun, atas dasar itu pula publik di Inggris tidak memberi tekanan terlampau besar kepada pasukan ”The Three Lions”.

Dua media Inggris, The Sun dan The Guardian, bahkan tidak menulis kekalahan Inggris dengan skor 2-4 di kepala berita. The Sun dan The Guardian dalam laman internet mereka lebih memilih untuk menggunakan judul, Inggris 0- Italia 0 dan Inggris 0-0 Italia. Baru pada bagian subjudul mereka menjelaskan soal skor 2-4 lewat adu penalti yang menyesakkan itu.

Relatif ramahnya perlakuan media Inggris kepada tim nasional mereka karena adanya beragam masalah yang merundung sebelumnya. Pencopotan ban kapten John Terry dan pengunduran diri pelatih Fabio Capello adalah beberapa di antara yang menonjol.

Ketika Roy Hodgson ditunjuk menukangi Inggris Mei lalu, publik masih lebih memercayai Harry Redknapp. Popularitas mantan arsitek Tottenham Hotspur itu cenderung berada di atas Hodgson. Namun, kemampuan menangani tim nasional sepak bola tidak melulu terkait popularitas. Hodgson yang pragmatis membawa Inggris mengimbangi Perancis plus mengalahkan Swedia dan Ukraina.

Bersama Hodgson, Inggris mulai kembali kepada pola serangan dengan tetap mengandalkan ketatnya pertahanan. Dia memilih para pemain muda yang keras kepala berambisi menang.

Kelihaian ini terlihat ketika Hodgson memilih bek seperti Glen Johnson atau John Terry dan penyerang Danny Welbeck. Mereka pun membuktikan kepercayaan Hodgson.

Padahal, beragam masalah dalam tim sepeninggal Capello menempatkan Hodgson dalam posisi yang sangat membingungkan. Beruntung Hodgson menjawab keraguan itu.

Lolosnya Inggris hingga perempat final merupakan pencapaian berlebih di luar harapan. Namun, dominasi Italia atas rekor tujuh kali pertemuan mereka tetap belum terpecahkan.

Hingga kini Italia lima kali menang, sekali imbang, dan hanya satu kali takluk. Bekas Pelatih Inggris Graham Taylor mengatakan, buruknya rekor itu tak lepas dari keterbatasan formasi 4-4-2 yang diandalkan Hodgson.

Inggris perlu segera mengubah cara bertanding untuk memperbaiki penampilan selanjutnya. ”Ini tentang gaya bermain,” kata Taylor.

Dengan penguasaan bola yang jauh lebih rendah ketimbang Italia, yakni hanya 36 persen berbanding 64 persen, Inggris kekurangan pemain dengan teknik di atas rata-rata.

Total passing Italia 815 kali berbanding 320 passing tim Inggris menggambarkan kelemahan itu. Redknapp mengatakan, kondisi itu disebabkan Inggris minus pemain berkemampuan seperti Andrea Pirlo.

”Adanya Pirlo di tim lawan menjadi sulit bagi pemain kami menciptakan dampak bagi permainan,” kata Redknapp.
Mantan striker Inggris, Michael Owen, mendesak perubahan sistem pelatihan pemain muda sejak di tingkat paling dasar. Dia meragukan Inggris punya pemain sekaliber Pirlo.

”Jika kamu bukan tim terbaik, kamu harus menemukan metode alternatif agar meraih kemenangan. Pilihan lain ialah melupakan kekalahan untuk sementara dan mulai dengan gaya bermain yang berbeda,” ujar Owen lugas.
(AFP/REUTERS/INK)

Minggu, 24 Juni 2012

"Italia Sukses Kunci Rooney"

KYIV, — Bek Italia, Leonardo Bonucci, menggelar rahasia kemenangan timnya atas Inggris, Minggu atau Senin (25/6/2012) dini hari WIB. Intinya, "Gli Azzurri" sukses mengisolasi Wayne Rooney.

"Kami berhasil mengurung Rooney. Dia juga terkucil dengan taktik yang dipakai Inggris. Akhirnya, dia malah sering turun menjemput bola. Itu membuatnya lelah," ujarnya pada Football Italia.

Di atas lapangan, "La Nazionale" memang unggul absolut dalam hal penguasaan bola. Hal itu diamini benar oleh Bonucci.

"Italia memang jauh lebih pantas lolos ke semifinal. Kami lebih kompak dan berhasil menciptakan lebih banyak peluang," ujar gelandang Juventus itu.

Jerman sudah di depan mata dan Bonucci sadar hal tersebut.

"Kami harus terus fokus dan perlu segera memulihkan kebugaran untuk partai semifinal. Kami akan hadapi Mario Gomez dan kawan-kawan nanti seperti saat kami sukses mengunci Rooney, (Danny) Welbeck, dan (Andy) Carrol," tandas Bonucci.

Lescott: Aku Sering Taklukkan Balotelli


AFP/SEBASTIEN FEVAL - ALEXANDER KHUDOTEPLY Defender Inggris, Joleon Lescott (kiri), dan striker Italia, Mario Balotelli, akan sering bertarung saat kedua timnya bertemu di perempat final Piala Eropa 2012, Minggu atau Senin (25/6/2012) dini hari WIB.

KIEV, - Mario Balotelli menjadi salah satu teror buat Inggris saat negara itu bermain lawan Italia di perempat final Piala Eropa 2012, Minggu atau Senin (25/6/2012) dini hari WIB. Namun, bek Inggris, Joleon Lescott, mengaku siap mengatasinya. Apalagi, dia sering menaklukkannya.

Balotelli dan Lescott memang rekan satu klub di Manchester City. Keduanya sudah saling mengerti karakter masing-masing baik dalam latihan maupun permainan.

"Aku sadar, perhatian orang akan terfokus kepadaku dan Balotelli, karena kami berasa dari satu klub," kata Lescott kepada The Sun.

"Kebetulan, aku dan Balotelli sering bertarung dalam latihan. Biasanya, aku tampil sebagai pemenang. Tapi, harus di ingat, Anda tak mendapat hadiah kalau hanya menang dalam latihan," tambah Lescott.

Sebagai bek, Lescott harus menjaga pertahanan Inggris. Sebaliknya bagi Balotelli, sebagai striker Italia, ia bertugas membobol gawang Inggris. Artinya, pertarungan antara Lescott dan Balotelli akan sering terjadi. Namun, Lescott mengingatkan, ini tak hanya pertarungan individual antara dirinya dan Balotelli.

"Ini pertarungan Inggris lawan Italia di perempat final turnamen besar dan ini akan membutuhkan kombinasi usaha dari seluruh tim untuk sukses. Ini tentang sikap profesional dan menyelesaikan urusan sebaik mungkin," terang Lescott.

Ia sadar, juara Piala Eropa akan menambah prestasinya. Apalagi, bersama City, ia sudah menjuarai Piala FA dan Premier League.

"Akan sangat mengagumkan jika tahun ini aku menjuarai Premier League dan Piala Eropa. Tapi, aku belum mau melihat terlalu jauh. Aku akan fokus ke pertandingan terdekat melawan Italia. Jika sudah ke final, Anda baru bisa memimpikan gelar. Ini yang terjadi di Manchester City. Kami tak memikirkan gelar sampai mencapai pertandingan terakhir lawan QPR," katanya.

 

Sabtu, 23 Juni 2012

Final Keempat, Spanyol?


FILIPPO MONTEFORTE / AFPGelandang Spanyol Xabi Alonso merayakan golnya bersama golnya ke gawang Perancis bersama rekannya, Cesc Fabregas, dalam pertandingan perempat final Euro di Stadion Donbass Arena, Donetsk, Sabtu (23/6/2012).

DONETSK, - Tak ada yang mampu menahan Spanyol melesat ke partai puncak Euro jika "La Furia Roja" sudah memastikan tiket semifinal. Tak percaya?

* Spanyol mencapai semifinal keempatnya dalam putaran final Euro. Dalam tiga Babak Empat Besar sebelumnya, "La Furia Roja" selalu mencapai final turnamen Piala Eropa.

* Spanyol kini tak terkalahkan dalam sepuluh laga kompetitif beruntun. Mereka bergabung dengan Belanda (1988-1996), Jerman Barat (1972-1984), dan Italia (1968-1988).

* Spanyol sukses mengalahkan Perancis untuk kali pertama dalam lima partai kompetitif.

* Baru di Euro 2012 ini Spanyol lolos dari perempat final dalam waktu reguler. Sebelumnya, Spanyol digagalkan Inggris 2-4 lewat adu penalti pada Euro 1996, dieliminasi Perancis 1-2 pada Euro 2000 hingga menyikat Italia via adu penalti 4-2, empat tahun lalu.

* Partai Spanyol dan Iker Casillas tanpa pernah kebobolan di babak knock-out putaran final Piala Dunia dan Piala Eropa mencapai delapan laga. Rekor terbaik yang pernah dicapai oleh seorang kiper.

* Xabi Alonso mencetak gol kedua dan ketiganya di putaran final Piala Dunia dan Euro dengan melesakkan bola ke gawang Perancis. Ia mencetak gol pertamanya untuk Spanyol pada Piala Dunia 2006 ketika "La Seleccion" membekap Ukraina 4-0 di penyisihan grup. Lagi-lagi sebuah gol sundulan.

* Xabi Alonso menjadi pemain ketiga yang mencetak caps keseratusnya di Euro 2012. Sebelumnya, ada Lukas Podolski (Jerman) dan Damien Duff (Irlandia).

* Spanyol selalu mencetak gol dan menang dalam 18 laga kompetitif terakhir. "La Furia Roja" gagal mencetak gol terakhir adalah saat dikalahkan Swiss di laga pembuka Piala Dunia 2010.

 

Ada "Pengkhianat" di Tubuh Jerman


AFP/ARIS MESSINISPelatih Jerman, Joachim Loew.

WARSAWA, - Pelatih Jerman, Joachim Loew, marah. Sebab, ada orang dalam yang memmbocorkan susunan pemain yang akan ia turunkan saat melawan Yunani di perempat final Piala Eropa 2012, Jumat atau Sabtu (23/6/2012) dini hari.

Sebelum pertnadingan itu, surat kabar Jerman, Bild, menurunkan susunan pemain yang akan dipakai Loew lawan Yunani. Susunan itu kemudian menyebar luas ke berbagai media, juga ke media sosial. Sehingga, lawannya pun juga langsung tahu dan mampu menganalisisnya. Loew mengatakan, sudah pasti orang dalam tim yang membocorkan informasi penting itu kepada media.

"Saya tak bisa menjelaskan bagaimana daftar pemain ini bisa bocor. Mungkun seorang pemain mengatakan hal itu kepada agennya," kata Loew kepada stasiun televisi Jerman, ARD, mencoba menganalisis.

Pada pertandingan itu, Loew memang menurunkan susunan pemain yang agak berbeda, jauh dari perkiraan orang. Ia menurunkan Miroslav Klose, marco reus, dan Andre Schurrle sebagai starter. Namun, kata Loew, susunan baru ini tak membuat Yunani kaget, karena mereka sudah tahu sebelumnya.

"tak menyenangkan ketika line-up sudah bocor, karena kami ingin tampil dan tak terpredeksi oleh lawan," tegas Loew.

Ini bukan yang pertama strategi Loew bocor sebelum pertandingan. Sebelumnya, di penyisihan Grup B melawan Portugal, strateginya juga sudah bocor lebih dulu. Saat itu, surat kabar Express memberitakan bahwa Mario Gomez akan tampil sebagai starter.

November tahun lalu, Schurrle yang membocorkan kepada kalayak umum tentang strategi Loew. Sebelum pertandingan lawan Belanda dalam partai persahabatan, Schurrle menulis di akun Twitter bahwa ia tak akan dimainkan karena terserang flu.

 

Jumat, 22 Juni 2012

Jerman Lewati Spanyol


AFPPelatih Jerman, Joachim Loew.

GDANSK, - Dengan mengalahkan Yunani 4-2 di perempat final Piala Eropa 2012, di Arena Gdansk, Jumat (22/6/2012)., Jerman menjadi tim pertama yang meraih 15 kemenangan beruntun pada pertandingan kompetitif. Rekor sebelumnya adalah 14 kemenangan beruntun, yang dipegang bersama dengan Perancis, Belanda, dan Spanyol.

Jerman terakhir kali tidak menang saat melawan Spanyol, di semifinal Piala Dunia, 7 Juli 2010. Saat itu, mereka kalah 0-1 akibat gol Carles Puyol pada menit ke-73.

Berikut ini adalah 15 laga kompetitif terakhir Jerman
 1. Uruguay 2-3 Jerman - perebutan tempat ketiga Piala Dunia - 10 Juli 2010
 2. Belgia 0-1 Jerman - fase grup kualifikasi Piala Eropa 2012 - 3 September 2010
 3. Jerman 6-1 Azerbaijan - fase grup kualifikasi Piala Eropa 2012 - 7 September 2010
 4. Jerman 3-0 Turki - fase grup kualifikasi Piala Eropa 2012 -  8 Oktober 2010
 5. Kazakhstan 0-3 Jerman - fase grup kualifikasi Piala Eropa 2012 - 12 Oktober 2010
 6. Jerman 4-0 Kazakhstan - fase grup kualifikasi Piala Eropa 2012 - 26 Maret 2011
 7. Austria 1-2 Jerman - fase grup kualifikasi Piala Eropa 2012 - 3 Juni 2011
 8. Azerbaijan 1-3 Jerman - fase grup kualifikasi Piala Eropa 2012 - 7 Juni 2011
 9. Jerman 6-2 Austria - fase grup kualifikasi Piala Eropa 2012 - 2 September 2011
10. Turki 1-3 Jerman - fase grup kualifikasi Piala Eropa 2012 - 7 Oktober 2011
11. Jerman 3-1 Belgia - fase grup kualifikasi Piala Eropa 2012 - 11 Oktober 2011
12. Jerman 1-0 Portugal - fase grup putaran final Piala Eropa 2012 - 9 Juni 2012
13  Belanda 1-2 Jerman - fase grup putaran final Piala Eropa 2012 - 13 Juni 2012
14. Denmark 1-2 Jerman - fase grup putaran final Piala Eropa 2012 - 17 Juni 2012
15. Jerman 4-2 Yunani - perempat final Piala Eropa 2012 - 22 Juni 2012

Kamis, 21 Juni 2012

Duel Prajurit "Der Panzer" Vs "Ethniki" (1)


AFP PHOTO/ ARIS MESSINISPara pemain tim nasional Jerman melakukan pemanasan dalam sesi latihan di Stadion PGE Arena di Gdansk, Kamis (21/6/2012). Jerman akan berhadapan dengan Yunani di babak perempat final Piala Eropa 2012.

- Berikut adalah profil bintang-bintang Jerman yang patut disimak jelang laga perempat final Piala Eropa 2012 melawan Yunani, Jumat (22/6/2012), di Stadion PGE Arena Gdansk, Polandia.

Manuel Neuer
Tidak sedikit pun bola melalui garis gawangnya saat penyerang-penyerang Portugal mencoba kemampuannya. Pada dua laga berikutnya, saat menghadapi Belanda dan Denmark, Manuel Neuer hanya kecolongan satu gol.

Kiper Bayern Muenchen berumur 26 tahun ini andalan ”Der Panzer” di bawah mistar gawang. Kepercayaan diri memenuhi pemain berpostur 193 sentimeter dan bobot 93 kilogram itu menyusul serangkaian penampilan bagusnya.

Ia juga piawai mengeblok tendangan penalti. Seperti diperlihatkannya bersama Muenchen saat menjegal Real Madrid ke final Liga Champions.


Jerome Boateng
Akselerasi Jerome Boateng adalah rahasia Jerman di lini belakang. Respons cepat pemain berusia 23 tahun itu menggagalkan setiap serangan sehingga menjadi beban berat setiap penyerang lawan.

Inilah yang membuat bomber-bomber Portugal dan Belanda mati kutu di penyisihan Grup B. Masing-masing satu kartu kuning saat menghadapi Portugal dan Belanda membuatnya absen ketika Jerman melumat Denmark.

Kini Boateng sudah kembali. Juru cetak gol Yunani perlu menularkan kemampuan serangnya kepada 10 pemain lain sebelum berupaya menembus bek kanan Bayern Muenchen ini.


Sami Khedira
Sami Khedira adalah paket lengkap Jerman di lini tengah. Gelandang berumur 25 tahun ini mendedikasikan energinya untuk mematahkan serangan dan mengejar peluang mencetak gol.

Pemain Real Madrid ini juga piawai memecah kebuntuan. Mario Gomez membuktikan itu saat pasokan bola baginya seret ketika menghadapi Portugal.

Khedira menjelajahi lebar lapangan dan mengirim umpan sayap yang cantik. Tandukan Gomez mengubahnya jadi gol.

Bersama Bastian Schweinsteiger dan Mesut Oezil, Khedira akan mengacak-acak intisari pasukan Yunani.


Lukas Podolski
Lukas Podolski tengah dipenuhi motivasi tinggi. Ia baru saja merayakan golnya yang ke-100 bersama Jerman ketika ”Der Panzer” mengubur impian Denmark ke perempat final.

Dengan satu gol yang dilesakkan sepanjang tiga kali penampilan, Podolski tentu bernafsu mengejar perolehan Mario Gomez yang sudah mengemas tiga gol.

Penampilannya selalu memperkuat kecepatan serangan Jerman. Kerap beroperasi di sayap kiri, Podolski menjadi ancaman sesungguhnya lini bertahan Yunani. Kegesitan pemain berusia 27 tahun dengan tinggi badan 182 sentimeter itu bakal menambah kengerian lawan. (INK)

Rabu, 20 Juni 2012

Merkel, Jimat Keberuntungan "Der Panzer"


AFP PHOTO / BUNDESREGIERUNG / GUIDO BERGMANNKanselir Jerman Angela Merkel dan kapten tim Jerman Philipp Lahm (kanan) tiba di sebuah makan malam tim sepak bola Jerman di Sopot, Polandia, Rabu (6/6/2012).

- Tak seperti penyerang tim ”Dinamit” Denmark, Nicklas Brendtner, yang menyebut pakaian dalamnya sebagai jimat keberuntungan, tim Jerman memiliki jimat keberuntungan lain. Jimat itu adalah Kanselir Jerman Angela Merkel.

Juru bicara tim berjulukan ”Der Panzer”, Harald Stenger, Rabu (20/6), mengatakan, Lukas Podolski dan kawan-kawan sangat menantikan kehadiran Merkel di Gdansk saat mereka menghadapi Yunani pada babak perempat final.

”Kehadiran Merkel adalah jimat keberuntungan bagi tim Jerman,” tutur Stenger.

Tidak hanya sekali Merkel hadir dan memberi semangat pasukan ”Der Panzer”. Dalam beberapa kesempatan, seperti Piala Dunia 2010 dan babak kualifikasi Piala Eropa 2012, Merkel menyempatkan diri mengunjungi tim.

Bahkan, dalam sebuah kesempatan, Merkel terekam kamera berbincang-bincang bersama gelandang Jerman, Mesut Oezil, yang sedang telanjang dada di ruang ganti pemain. (REUTERS/MHD)

Selasa, 19 Juni 2012

Rooney: Kami Tak Peduli Lawan Siapa Pun


AFPPenyerang Inggris, Wayne Rooney (kiri), berebut bola dengan bek Ukraina, Yevhen Selin, pada matchday ketiga Grup D Piala Eropa, di Donbass Arena, Donetsk, Selasa (19/6/2012).

DONETSK, — Penyerang Inggris, Wayne Rooney, menyatakan, timnya akan selalu menyulitkan bagi siapa pun yang dihadapi, termasuk Italia. Dua raksasa itu bakal berjibaku dalam babak perempat final Piala Eropa 2012 di Stadion Olimpiade Kyiv, Minggu (24/6/2012).

"The Three Lions" memastikan lolos ke babak perempat final sebagai juara Grup D setelah menumbangkan Ukraina 1-0, Selasa (19/6/2012).

"Sebelumnya, aku telah mengatakan, kami tidak peduli siapa pun lawan pada babak perempat final. Yang terpenting, kami lolos dan berada di puncak klasemen," tandas Rooney.

"Kami tahu kualitas dan kapabilitas kami. Kami telah bekerja keras dan melakukan taktik yang diperagakan dalam latihan. Kami sulit dikalahkan dan aku tidak berpikir tim mana pun akan nyaman melawan kami," lanjut penyerang Manchester United tersebut.

Gol kemenangan Inggris sendiri berkat tandukan yang diciptakan Rooney, tiga menit seusai jeda. Wazza—sapaan Rooney—mengaku senang dengan gol pertama Euro 2012-nya. (SKY)

Inggris sulit dikalahkan dan aku tidak berpikir tim mana pun akan nyaman melawan kami.
-- Wayne Rooney

Senin, 18 Juni 2012

Sengatan Juara Bertahan


AFPGelandang Spanyol, Jesus Navas (kiri), merayakan golnya ke gawang Kroasia bersama pemberi assist, Andres Iniesta, pada matchday ketiga Grup C, di Gdansk, Senin (18/6/2012).

GDANSK, — Berlaga di bawah standar, Spanyol menyengat Kroasia pada laga penutup Grup C. Juara bertahan itu mengirim pulang Kroasia setelah laga di Gdansk Arena, Gdansk, Polandia, Senin (18/6/2012) berakhir 1-0 (0-0). Keunggulan atas anak-anak asuhan Slaven Bilic itu membuat "La Furia Roja" memuncaki klasemen Grup C.

Selanjutnya pasukan Vicente del Bosque itu bakal menghadapi peringkat kedua grup D yang baru akan ditentukan dalam laga Selasa (19/6/2012). Kemenangan tipis berkat gol gelandang serang Sevilla, Jesus Navas, itu juga langsung mengirim pulang Kroasia.

Hasil itu menyusul kemenangan Italia atas Irlandia dengan skor 2-0 di waktu berbarengan. Italia menduduki peringkat kedua Grup C setelah mengemas lima poin.

Bermain dengan keraguan di lini depan membuat Fernando Torres tidak bisa berbuat banyak mengobrak-abrik pertahanan Kroasia. Pilihan Bilic yang memainkan pemain belakang asal Dynamo Zagreb, Domogoj Vida, ketimbang gelandang Dortmund, Ivan Perišic, terbukti memperkuat kekuatan bertahan.

Bilic juga membuat perubahan dengan membangkucadangkan penyerang Everton, Nikica Jelavic. Ia memilih gelandang Bayern Muenchen, Danijel Pranjic, untuk menyokong serangan.

Namun, striker milik Wolfsburg, Mario Mandzukic, yang beroperasi dengan sokongan Darijo Srna dan Luka Modric juga mesti menunggu hingga menit ke-24 sebelum mencoba kemampuan Iker Casillas di bawah mistar gawang. Tiga menit sebelumnya, Torres dan Pique membahayakan gawang Kroasia yang dikawal Stipe Pletikosa.

Hingga usai babak pertama, sejumlah peluang mencetak gol diperoleh Spanyol. Namun, tidak tampaknya kengototan para pemain memperburuk kualitas penyelesaian akhir.

Hanya mobilitas David Silva yang tampak menghidupkan serangan. Sekalipun itu tidak kunjung direspons dengan permainan tiki-taka yang biasa diperagakan juara bertahan.

Bahkan, pada menit ke-59 Casillas mesti mengerahkan kemampuannya memblok sundulan akurat Ivan Rakitic. Gelandang Sevilla itu nyaris membuyarkan peluang Spanyol ke perempat final.

Titik balik Spanyol terjadi pada menit ke-61 setelah del Bosque menarik Torres dan memasukkan Jesus Navas. Gelandang Sevilla itu langsung tampil dengan agresivitas tinggi sebelum Del Bosque menyadari masih ada yang salah dengan taktiknya.

Ia kemudian kembali melakukan pergantian pemain dengan membangkucadangkan Silva pada menit ke-73 dan menukarnya dengan Cesc Fabregas. Tetapi, pada menit ke-79 Casillas lagi-lagi mesti bekerja keras menyelamatkan gawangnya dari tendangan voli Ivan Perisic.

Barulah pada menit ke-87 Spanyol memecah kebuntuan. Berawal dari terobosan Fabregas yang mengirim umpan lambung pada Iniesta di sisi kanan gawang. Dengan sekali kontrol dadanya, Iniesta mengirim umpan pada Navas yang langsung menceploskan bola ke gawang Kroasia.

Arsitek Spanyol Vicente del Bosque sepakat timnya tampil buruk. Tidak banyak pilihan untuk melakukan serangan. "Penampilan kami secara keseluruhan tidak cemerlang, tetapi kami mendominasi," katanya.

Sementara Bilic mengatakan, skema laga yang ia rencanakan berjalan lancar hingga gol Navas membuyarkan segala yang dia harapkan. "Semuanya berjalan dan kami melakukannnya dengan baik, kecuali skor akhirnya. Kami gagal karena sedikit faktor keberuntungan yang membuat perbedaan," katanya. (AP/AFP/Reuters/INK)

Minggu, 17 Juni 2012

Torres Takut Nasib Spanyol seperti Rusia


AFPPenyerang Spanyol, Fernando Torres, melepaskan tembakan yang berujung gol ke gawang Irlandia, pada pertandingan kedua Grup C, di PGE Arena, Gdansk, Kamis (14/6/2012).

GNIEWINO, — Striker Spanyol, Fernando Torres, menjadikan nasib Rusia di Piala Eropa 2012 sebagai pelajaran berharga. Satu hal yang akan terus diingatnya: fokus dalam setiap pertandingan.

Pada akhir pekan lalu, Rusia harus tersingkir dari ajang terbesar bagi negara-negara "Benua Biru" seusai kalah dari Yunani. Tidak ada yang menyangka Rusia bakal terdepak. Laga awal Grup A dilalui Alan Dzagoev dengan kemenangan gemilang 4-1 atas Ceko.

Nasib Rusia itu yang ingin dihindari Spanyol. Apalagi, "La Seleccion" belum pasti lolos ke babak perempat final. Jika kalah dari Kroasia di laga terakhir, kiprah lanjutan Spanyol akan ditentukan laga lainnya antara Italia kontra Irlandia.

"Hasil yang didapat Rusia pada Sabtu lalu selayaknya kami camkan dalam ingatan. Kami harus tetap fokus dari awal sampai akhir pertandingan," tegas Torres.

"Kami mewaspadai kekuatan Kroasia. Kami menonton pertandingan mereka lewat video rekaman. Kami ingin tahu bagaimana harus bermain melawan mereka. Yang utama, kami harus menaruh rasa hormat kepada setiap lawan," lanjutnya.

Torres sedang dalam kepercayaan diri tinggi seusai mencetak dua gol ke gawang Irlandia. Kemungkinan besar, Torres akan kembali dipercaya Pelatih Vicente Del Bosque untuk mengisi satu ujung tombak di tim utama "La Furia Roja".

Sabtu, 16 Juni 2012

Van Persie Dilepas Jika Ada Tawaran Rp 442 Miliar


AFPPenyerang Belanda dan Arsenal, Robin van Persie.

LONDON, - Arsenal disebut Sunday Mirror bersedia menjual penyerang Robin van Persie kepada klub yang bersedia membayar 30 juta poundsterling atau sekitar Rp 442 miliar. Namun, jika tak ada yang menawar senilai itu, Arsenal disebut akan mempertahankan Van Persie, sekalipun tanpa kontrak baru.

Kontrak Van Persie saat ini akan habis 30 Juni 2013. Arsenal sudah mengajak Van Persie menegosiasikan kontak baru sebelum musim 2011-2012 berakhir, tetapi tak kunjung tercapai kesepakatan hingga sekarang. Beberapa waktu lalu, Ketua Eksekutif Arsenal, Ivan Gazidis, mengatakan, negosiasi kontrak dengan Van Persie akan dilakukan setelah Piala Eropa 2012 selesai.

Untuk kontrak baru Van Persie, Arsenal disebut Sunday Mirror menyiapkan gaji sekitar 130.000 poundsterling atau sekitar Rp 1,9 miliar per pekan. Sunday Mirror mengklaim, Ketua Arsenal, Peter Hill-Wood mengatakan, Arsenal tak bisa bersaing jika ada klub yang bersedia menggaji Van Persie sebesar Rp 250.000 atau sekitar Rp 3,7 miliar per pekan.

Van Persie sendiri sebelumnya diberitakan sejumlah media Inggris tidak silau oleh uang. Ia disebut akan dengan senang hati bertahan jika Arsenal membeli pemain yang bisa membuatnya yakin bisa meraih gelar musim depan.

Sejauh ini, Arsenal sudah mendatangkan penyerang Lukas Podoloski dari Koeln dan disebut akan menuntaskan transfer penyerang Olivier Giroud dari Montpellier. Untuk Podolski, pembeliannya disebut belum memuaskan Van Persie.

Pemain lain yang kontraknya akan habis 30 Juni 2013 dan belum menandatangani kontrak baru adalah pemain sayap Theo Walcott. Menurut Sunday Mirror, negosiasi kontrak baru antara Arsenal dan Walcott sudah berjalan, tetapi masih jauh dari kata sepakat.

Pemain Portugal Harus Percaya Diri


AFPBek Portugal Pepe (kanan) bersama rekan-rekannya merayakan gol Helder Postiga ke gawang Denmark di Stadion Arena Lviv, Ukraina, Rabu (13/6/2012).

KHARKIV, - Portugal telah membuktikan diri mampu bangkit di laga kedua dengan menundukan Denmark 3-2 setelah kalah 0-1 dari Jerman di laga pertama Grup B Piala Eropa 2012. Kebangkitan itu merupakan peluang besar bagi Portugal untuk lolos ke perempat final dengan mengalahkan Belanda. Para pemain Portugal diminta oleh pelatih Paulo Bento untuk percaya pada peluang yang dimiliki dan memperjuangkanya menjadi kenyataan.

Belanda tetap harus dihormati sebagai tim tangguh meskipun dua kali kalah. Mereka memiliki karakter permainan yang bagus, dan bisa sangat berbahaya. Belanda akan menyerang sejak awal untuk menjaga peluang lolos ke perempat final.

Portugal harus menang melawan Belanda dengan selisih gol lebih baik dibandingkan Denmark jika Tim Dinamit mampu mengalahkan Jerman, supaya lolos ke perempat final. Portugal akan melawan Belanda di Stadion Metalist Kharkiv, Ukraina, Senin (18/6/2012) dinihari WIB. Di saat yang bersamaan, Denmark menantang Jerman di Stadion Lviv Arena.

"Saya telah di sepak bola selama 26 tahun dan delapan tahun melatih. Jika saya tidak percaya pada kesempatan dan peluang, kami tidak akan ada di sini," ujar Bento dalam konferensi pers di Stadion Kharkiv, Sabtu (16/6), seperti dilaporkan wartawan Agung Setyahadi.

Ia menegaskan, tidak ada motivasi selain memenangi pertandingan. "Karena itu, kami harus percaya kami akan mencapai target. Kami harus percaya pada strategi, organisasi permainan dan percaya diri. Kami percaya besok akan menuai hasil bagus," ujar Bento.

Bento menilai, Belanda tetap harus dihormati sebagai tim tangguh meskipun dua kali kalah. Mereka memiliki karakter permainan yang bagus, dan bisa sangat berbahaya. Belanda akan menyerang sejak awal untuk menjaga peluang lolos ke perempat final.

"Kemenangan akan sangat tergantung pada tekad dan usaha kami. Jika kalah, berarti tekad dan perjuangan lawan sangat besar. Kami perlu melanjutkan tekad kami dalam dua pertandingan yang lalu, dan siap berkorban," ujar Bento.

Mantan pelatih Sporting Lisbon itu menegaskan, Portugal juga tidak bisa terus menerus mengandalkan serangan balik. Para pemain harus yakin bahwa mereka memiliki kekuatan dalam menyerang. Portugal harus berusaha menguasai bola dan mengendalikan permainan, karena Belanda memiliki karakter senang menguasai bola dan menekan lawan dengan cepat.

Jumat, 15 Juni 2012

Ketika Walcott Beringsut dari Bangku Cadangan


AFPPemain sayap Inggris, Theo Walcott.

— Kemenangan Inggris 3-2 atas Swedia memunculkan sosok Theo Walcott sebagai penyelamat. Tidak berlebihan rasanya menyebut penyerang sayap Arsenal ini sebagai penyelamat. Pasalnya, menang dari Swedia bukan sesuatu yang gampang buat Inggris. Sejak 43 tahun lalu, Inggris belum pernah menang melawan Swedia di kompetisi utama. Kemenangan Inggris 1-0 atas Swedia di Wembley, November 2011, agaknya telah memecah kemurungan Inggris, dan berlanjut dengan kecemerlangan di Piala Eropa 2012.

Walcott masuk menggantikan James Milner yang bermain tidak efektif pada menit ke-61. Saat itu kedudukan 2-1 untuk Swedia. Pemain berusia 23 tahun ini memperkuat barisan depan Inggris, yang memang perlu dipertajam karena sedang tertinggal. Pada menit ke-64, Walcott menyarangkan gol yang ”garang”, membuat penjaga gawang Swedia, Andreas Isaksson, tidak berdaya.

Walcott bermain cemerlang sepanjang pertandingan dan berperan hingga menjelang akhir laga ketika umpannya kepada striker Danny Welbeck membuahkan gol. Pertandingan tersisa 12 menit ketika Walcott memberi umpan kepada Welbeck di rapatnya pertahanan tim Swedia. Welbeck dalam posisi membelakangi gawang, menyepak bola dengan tumit kaki kanannya, dan gooooooooool....

Walcott yang biasa menyerang dari sayap kanan lapangan ini mengatakan, ia memang menunggu-nunggu kesempatan membikin gol buat negaranya. ”Ini adalah penampilan pertama saya di arena istimewa dan berkelas seperti ini,” katanya seperti dikutip AFP dan Reuters.

Ketika dipercaya menggantikan Milner, Walcott langsung mencari-cari kesempatan. ”Saya menunggu dulu sejenak. Saya harap ada banyak kesempatan buat saya,” ujarnya. Benar, kesempatan itu muncul tidak lama kemudian, hanya tiga menit setelah ia masuk lapangan.

Bagi Walcott, sesuatu yang sangat menggembirakan bisa keluar dari bangku cadangan, tidak hanya duduk diam. ”Kami sudah merasakan sejak awal (saat kedudukan 1-1 melawan Perancis) bahwa kami harus mengembangkan diri. Mendapat tiga gol sangatlah luar biasa,” tutur Walcott, yang di laga ini layak mendapat predikat man of the match.

Produk Akademi Southampton FC ini pernah mendapat penghargaan BBC Young Sports Personality of the Year 2006. Ia diperbincangkan media sejagat saat ditunjuk masuk Inggris di Piala Dunia 2006, saat berusia 18 tahun.

Pada 30 Mei 2006, Walcott menjadi pemain timnas Inggris termuda. Ia dikenal karena kelincahannya. Pelatih Barcelona Pep Guardiola pernah berkata, ”Kamu butuh pistol untuk menghentikannya.” Kini, Walcott menjadi pahlawan bagi negaranya, bersama Andy Carroll dan Welbeck.

"Pangeran Biru" Belum Terkalahkan


AFP/FRANK FIFEPara pemain Perancis, Samir Nasri (kiri), Patrice Evra (tenga), dan Franck Ribery melakukan latihan menjelang lawan tuan rumah Ukraina pada laga Grup D, Jumat (15/6/2012).

DONETSK, - Perancis mungkin bukan kandidat juara Euro 2012. Tapi, "Pangeran Biru" punya rekor tak terkalahkan yang sulit dibantahkan.

* Perancis tak pernah kalah dalam 22 partai, dengan 15 di antaranya berakhir dengan kemenangan. Kekalahan terakhir diderita Perancis kala dipermalukan sang tamu Belarus 0-1 pada 3 September 2010.

* Perancis mencatatkan rekor nasional setelah tak pernah menang dalam delapan partai terakhir pada putaran final turnamen. Sebelumnya, "Les Bleus" menoreh tujuh laga tak pernah menang dalam putaran final turnamen antara 1960 hingga 1978.

* Perancis mengeslot 15 tembakan ke gawang dalam laga pembuka Grup D. Sementara lawannya, Inggris, hanya mengais satu shot on goal.

* Dalam laga melawan Inggris Laurent Blanc menjalani debut sebagai pelatih putaran final turnamen besar. Saat menjalani sebagai pemain Blanc bermain dalam empat event penting sepak bola.

* Franck Ribery mencetak gol dalam setiap tiga laga uji coba Perancis jelang Euro 2012.

* Yann M'Vila belum pernah tampil dalam sejak mendapatkan cedera engkel ketika Perancis menang 2-0 atas Serbia pada 31 Mei lalu.

 

Kamis, 14 Juni 2012

Berharap pada Kecermatan Pirlo


PATRIK STOLLARZ / AFPANDREA PIRLO (Italia): spesialis eksekutor sepakan bebas.

- Gelandang tim Italia, Andrea Pirlo, memberi kejutan dalam pertandingan melawan Kroasia. Tendangan bebasnya seketika membobol gawang Kroasia yang dijaga ketat oleh kiper Stipe Pletikosa pada menit ke-39. Itu adalah gol pertama dari tendangan bebas di Piala Eropa sejak tahun 2004, dan menjadi gol ke-10 bagi Pirlo selama bermain dalam tim nasional.

Tendangan bebasnya yang melengkung indah itu berhasil menembus pagar pertahanan tim Kroasia. Bola melesak ke sisi kanan atas gawang, hanya sedikit tersentuh oleh kiper. Peristiwa itu memberi angin segar setelah sedikitnya dua kesempatan sebelumnya disia-siakan oleh Mario Balloteli pada menit ketiga, Antonio Cassano di menit ke-32, dan oleh Claudio Marchisio pada menit ke-37.

Pemain Juventus itu betul-betul jeli dalam membaca permainan dan melihat posisi terbaik untuk menghasilkan gol. Ia juga dikenal mempunyai tendangan bebas yang akurat.

Walaupun baru sekali mencetak gol dalam Piala Eropa 2012, Pirlo memberi andil besar untuk Italia. Pengatur serangan Italia itu banyak memberi umpan gol kepada sesama pemain dalam timnya. Meskipun posisinya berada tepat di depan barisan pertahanan, dia sering maju untuk memberi umpan-umpan kepada penyerang.

Saat pertandingan Italia melawan Spanyol, Minggu (10/6) lalu, dia lah yang memberi umpan matang ke penyerang Antonio di Natale, yang segera mengonversinya menjadi gol. Italia yang menduduki peringkat ke-12 dunia itu pun berhasil menahan imbang tim nomor 1 dunia, Spanyol dengan skor 1-1.

Di Natale mengakui bahwa umpan yang diberikan Pirlo kepadanya sangat hebat, dan dia berusaha untuk tidak menyia-nyiakannya. Dia melakukan tendangan terarah ke pojok kiri gawang Spanyol yang tak mampu dihalau kiper Iker Casillas.

Kedua gol yang dihasilkan tim yang diasuh Cesare Prandelli dalam dua pertandingan itu terbukti membuat lawan mereka terancam dan segera melancarkan pembalasan. Sayangnya serangan balik tak mampu sepenuhnya dibendung, sehingga Italia tak bisa memenangkan kedua pertandingan itu.

Pemain yang lahir pada 19 Mei 1979 itu mengaku gembira dengan gol yang berhasil ditorehkannya. ”Tetapi penampilan tim sangat memalukan, karena kami tidak bisa menang. Kami memiliki kesempatan baik saat unggul di awal, namun tak bisa menangkal bola musuh yang masuk ke gawang,” tuturnya.

Meski demikian, Pirlo dan kawan-kawan masih memiliki satu laga menghadapi Irlandia dalam penyisihan grup C di Poznan pada Selasa (19/6). Pertandingan itu akan mempertemukan Italia dengan mantan pelatih, Giovanni Trappatoni yang kini memegang tim Irlandia, lawan mereka. Azzuri harus bisa mengalahkan Irlandia, dan berharap hasil pertandingan antara Spanyol dan Kroasia menguntungkan mereka untuk dapat lolos ke perempat final.

Peran mantan pemain klub AC Milan itu sangat akan sangat menentukan. Namun, para penyerang diharapkan mampu mengimbanginya dengan mengeksekusi umpan-umpan menjadi gol untuk Italia.

Dari 11 pertemuan dengan Irlandia sebelumnya, Italia menang tujuh kali, kalah dua kali, dan berakhir seri dua kali. Namun, pada pertemuan terakhir di Liege, Belgia, Irlandia menang 2-0 atas Italia. (REUTERS/UTI)

Rabu, 13 Juni 2012

Lupakan Antiteori, "Matador" Harus Menggedor


AFP/PATRIK STOLLARZStriker Spanyol, Fernando Torres (tengah), kemungkinan langsung dipasang saat Spanyol menghadapi Irlandia pada laga Grup C, Kamis (14/6/2012).

GDANSK, - Wajib menang. Ya, itulah kalimat yang diusung Pelatih Spanyol, Vicente Del Bosque, jelang pertemuan tim asuhannya melawan Republik Irlandia pada laga Grup C Piala Eropa 2012, Kamis (14/6/2012) di PGE Arena Gdansk, Polandia. Setelah tanpa striker di partai lawan Italia, Spanyol tampaknya tak mau lagi coba-coba taktik.

Mengusung formasi 4-6-0 saat melawan Italia yang dianggap antiteori, ternyata alur, irama, dan ketajaman Spanyol tidak seperti yang diharapkan. Memang mereka mencetak gol dan memaksa Italia bermain imbang 1-1. Namun, strategi itu mendapat banyak kritik dan kurang menjanjikan.

Sebab itu, mungkin Pelatih vicente Del Bosque akan kembali menggunakan striker. Fernando Torres menjadi pilihan. Dia terbukti membawa irama permainan yang lebih tajam dan menekan saat tampil di menit ke-745 lawan Italia.

Apalagi, Spanyol wajib menang. Menumpuk gelandang bisa tak banyak berguna, jika Irlandia menerapkan gaya permainan Britania Raya yang cenderung kick and rush.

"Melawan Irlandia, kami akan mengambil keputusan yang terbaik untuk kami. Satu hal yang kami khawatirkan adalah mengenai calon lawan yang bermain baik," jelas Del Bosque.

"Kami cukup tenang menghadapi pertandingan nanti. Dalam arti, kami sadar tentang tanggung jawab yang diemban. Ya, kami harus mengalahkan Irlandia!" tegas mantan Pelatih Real Madrid itu.

Spanyol juga berharap faktor lapangan kali ini bisa membawa "Dewi Keberuntungan" untuk mereka. Setelah imbang kontra Italia, "Tim Matador" sempat mengeluhkan kualitas rumput PGE Arena Gdansk yang dianggap kering. Namun, mau tak mau, Spanyol harus melupakan ketidaknyamanan bermain di PGE Arena Gdansk, demi sebuah hasil maksimal.

Celakanya bagi Spanyol, Irlandia yang menelan kekalahan di partai pertama melawan Kroasia, tak mau menyerah begitu saja. Menghadapi Spanyol yang notabene sebagai juara bertahan, tak membuat ciut nyali pasukan Giovanni Trapattoni.

"Kami masih memiliki kepercayaan dalam tim ini. Kami yakin bisa bermain baik melawan siapa saja dan mendapatkan hasil yang diharapkan," jawab striker Robbie Keane penuh percaya diri.

Rekor pertemuan kedua tim:
1. Juni 2002, Spanyol 1-1 Irlandia (Piala Dunia 2002)
2. Oktober 1993, Irlandia 1-3 Spanyol (Pra-Piala Dunia 1994)
3. November 1992, Spanyol 0-0 Irlandia (Pra-Piala Dunia 1992)
4. Oktober 1989, Irlandia 1-0 Spanyol (Pra-Piala Dunia 1990)
5. November 1988, Spanyol 2-0 Irlandia

Lima laga terakhir Spanyol:
1. 10 Juni 2012, vs Italia: 1-1
2. 3 Juni 2012, vs China: 1-0
3. 30 Mei 2012, vs Korea Selatan: 4-1
4. 26 Mei 2012, vs Serbia: 2-0
5. 29 Februari 2012, vs Venezuela: 5-0

Lima laga terakhir Irlandia:
1. 10 Juni 2012, vs Kroasia: 1-3
2. 4 Juni 2012, vs Hungaria: 0-0
3. 26 Mei 2012, vs Bosnia: 1-0
4. 29 Februari 2012, vs Ceko: 1-1
5. 15 November 2011, vs Estonia 1-1

Prediksi susunan pemain:
Spanyol (4-2-3-1):
Casillas; Arbeloa, Pique, Ramos, Jordi Alba; Busquets, Xabi Alonso; Silva, Xavi, Iniesta; Torres
Irlandia (4-4-2): Given; O'Shea, Dunne, St Ledger, Ward; Duff, Andrews, Whelan, McGeady; Keane, Long

Kemungkinan absen:
Spanyol:
-
Irlandia: -

Prediksi:
Spanyol:
40 persen
Imbang: 32 persen
Irlandia: 28 persen

 

Selasa, 12 Juni 2012

Tes Bomber "De Oranje" dan "Der Panzer"


AFP/SERGEI SUPINSKYDua striker Belanda, Robin van Persie (kiri) dan Klaas-Jan Huntelaar.

KHARKIV, - Memiliki barisan penyerang dengan nama-nama besar ternyata tak membuat Belanda garang. Robin van Persie, Arjen Robben, sampai Klaas-Jan Huntelaar masih tampil "melempem" saat Belanda takluk 0-1 dari Denmark di penyisihan Grup B Piala Eropa 2012.

Kenyataan pahit tersebut tak boleh diulangi pasukan Bert van Marwijk kala bersua Jerman, Rabu (13/6/2012) di Oblasny SportKomplex Metalist, Kharkiv. Poin penuh harus menjadi kewajiban "De Oranje" agar peluang lolos ke babak perempat final tetap terjaga.

"Sederhana saja. Kami harus mengalahkan Jerman. Saya merasa kami tak pantas kalah dari Denmark. Kami memperlihatkan permainan yang lebih baik dan menciptakan banyak kesempatan. Sekarang, kami akan membuktikan bisa mengalahkan Jerman," tegas Van Marwijk.

Tak hanya Belanda, kubu "Der Panzer" juga dihadapkan pada masalah lini depan. Satu gol memang dicetak oleh striker Mario Gomez saat bertemu Portugal, beberapa hari lalu. Namun, secara keseluruhan, penampilan Gomez atau pun bomber penggantinya, Miroslav Klose, masih jauh dari harapan.

Siapapun nantinya yang dipasang oleh Pelatih Joachim Loew, Gomez tetap akan mendukung penuh keputusan sang pelatih.

"Tidak ada yang tahu seberapa dekat saya dengan dia (Klose). Sulit bagi pelatih untuk memilih satu di antara kami. Ketika melawan Portugal, saya melihat dia tengah bersiap-siap. Saya berpikir harus mendapatkan satu kesempatan," tutur Gomez.

Rekor pertemuan kedua tim:
1. November 2011, Jerman 3-0 Belanda (Persahabatan)
2. Austus 2005, Belanda 2-2 Jerman (Persahabatan)
3. Juni 2004, Jerman 1-1 Belanda (Piala Eropa 2004)
4. November 2002, Jerman 1-3 Belanda (Persahabatan)
5. Februari 2000, Belanda 2-1 Jerman

Lima pertandingan terakhir Belanda:
1. 9 Juni 2012, vs Denmark: 0-1
2. 3 Juni 2012, vs Irlandia Utara: 6-0
3. 31 Mei 2012, vs Slovakia: 2-0
4. 27 Mei 2012, vs Bulgaria: 1-2
5. 1 Maret 2011, vs Inggris: 3-1

Lima pertandingan terakhir Jerman:
1. 9 Juni 2012, vs Portugal: 1-0
2. 1 Juni 2012, vs Israel: 2-0
3. 26 Mei 2012, vs Swiss: 3-5
4. 1 Maret 2012, vs Perancis: 1-2
5. 16 November 2011, vs Belanda: 3-0

Prediksi susunan pemain:
Belanda (4-2-3-1):
Stekelenburg; Van der Wiel, Heitinga, Mathijsen, Willems; Van Bommel, Van der Vaart; Robben, Sneijder, Van Persie; Huntelaar
Jerman (4-2-3-1): Neuer; Boateng, Hummels, Badstuber, Lahm; Khedira, Schweisteiger; Mueller, Oezil, Podolski; Gomez

Kemungkinan absen:
Belanda:
-
Jerman: -

Prediksi:
Belanda:
34 persen
Imbang: 31 persen
Jerman: 35 persen

Senin, 11 Juni 2012

Torres Dukung Fabregas di Tempatnya


AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOUStriker Spanyol, Fernando Torres (kiri), dan Cesc Fabregas dalam sesi latihan timnas Spanyol.

WARSAWA, - Di saat taktik Pelatih Vicente Del Bosque dikritik banyak orang karena bermain tanpa striker, Fernando Torres tak mempermasalahkannya. Bahkan, ia rela tempatnya tetap dipakai Cesc Fabregas jika ia memang produktif.

Pada pertandingan pertama Grup C Piala Eropa 2012 lawan Italia, Spanyol mengagetkan banyak orang. Del Bosque tak memakai striker. Posisi striker ditempati gelandang serang Cesc Fabregas. Sedangkan, Torres hanya menjadi pemain cadangan. Taktik ini kemudian dikenal dengan "False Number 9". Maksudnya, posisi Fabregas sebenarnya untuk Torres, striker bernomor 9.

Spanyol memang mendominasi permainan, namun kesulitan membongkar pertahanan Italia. Bahkan, Spanyol tertinggal lebih dulu. Beruntung, Fabregas kemudian mencetak gol penyama kedudukan dan pertandingan berakhir 1-1.

"Yang terpenting Spanyol menang, tak peduli bagaimana kami bermain. Aku pikir kami bermain bagus dengan cara apa pun," kata Torres.

Hasil seri itu memaksa Spanyol harus menang saat melawan Republik Irlandia, Jumat (15/6/2012). Jika tidak, maka peluang ke perempat final bisa menjadi kecil.

"Jika Cesc tetap mencetak gol, maka ia harus tetap bermain," tegas Torres. (AP)

 

Minggu, 10 Juni 2012

Swedia Kalahkan Ukraina dalam Mimpi Hamren

KYEV, - Swedia mengalahkan tuan rumah Ukraina dalam penyisihan Grup D Piala Eropa 2012. Namun, itu terjadi dalam mimpi Pelatih Swedia, Erik Hamren.

Swedia dan Ukraina baru akan bertanding di Stadion Olimpiade Kyev, Senin (11/6/2012) malam. Namun, Hamrem merasa mimpinya itu adalah petunjuk.

"Saya tak punya masalah tidur di malam hari. Saya tak bohong saat bangun menonton video atau DVD. Ketika tidur, saya bermimpi bahwa kami menang. Ketika bangun, saya bangun dalam keadaan bahagia," katan Hamren dalam wawancara dengan wartawan, Minggu (10/6/2012).

Ketika ditanya apa yang akan dilakukan di hari pertandingan, dia menjawab, "Saya berharap akan bangun dengan senyuman dan mencoba sedikit berlatih, mencoba memperbaiki persentase kandungan lemak."

"Saat pemain istirahat, saya juga istirahat dan mungkin bermimpi. Itulah yang penting dalam mimpi. Orang bijak pernah mengatakan, 'Jika kamu ingin merealisasikan mimpimu, maka kamu harus bangun.' Saya berharap, kami bisa merealisasikan mimpi kami," lanjutnya.

 

David Silva Ingin Bawa Spanyol Cetak Hattrick Juara


AFP PHOTO/ PIERRE-PHILIPPE MARCOUPara pemain Spanyol Iker Casillas (paling kiri), Fernando Torres (tengah), David Silva (ketiga dari kiri), dan Sergio Busquets saat melakukan latihan di Gniewino, Jumat (8/6/2012). Spanyol akan melawan Italia, Minggu (10/6/2012).

GDANSK, - Gelandang serang tim Spanyol, David Silva, bertekad membawa ”La Furia Roja” mencetak hattrick dengan menjuarai Piala Eropa 2012 setelah menjuarai Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010. Namun, Spanyol harus melibas Italia pada laga perdana, Minggu (10/6) pukul 23.00 WIB, di Gdansk, guna memuluskan jalan mereka lolos dari Grup C.

Keinginan Silva untuk berperan besar itu muncul karena pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan dia hanya sekali dimainkan sebagai pemain mula dan sekali dimainkan sebagai pemain pengganti saat final. Silva menjadi cadangan setelah Spanyol kalah 0-1 dari Swiss di laga perdana.

Kenyataan itu membuat Silva terpukul. Sebab, di Piala Eropa 2008, pemain berusia 26 tahun ini sangat dominan. Ia dimainkan pada lima dari enam laga Spanyol di Piala Eropa 2008.

Silva tidak ingin kejadian pada Piala Dunia 2010 terulang. Apalagi, Silva sudah menjadi pilihan utama Pelatih Vicente del Bosque selama babak kualifikasi.

Oleh karena itu, pemain Manchester City itu berniat tampil habis-habisan saat melawan Italia. Kemenangan pertama atas Italia tidak hanya memuluskan Spanyol untuk lolos dari Grup C, tetapi juga memastikan posisi Silva di tim utama.

”Kami sangat termotivasi untuk merebut gelar utama ketiga secara berturut-turut. Namun, keinginan itu tidak mudah diwujudkan karena semua tim ingin mempersulit kami,” kata Silva, di Gdansk, Polandia.

Wartawan MH Samsul Hadi dari Gdansk melaporkan, Spanyol dan Italia sudah mulai berlatih di Stadion PGE Arena Gedansk, yang akan menjadi arena pertandingan, sejak Jumat pada jam yang berbeda. Para pemain mulai beradaptasi dengan kondisi lapangan serta berlatih fisik dan strategi.

Silva berharap timnya dapat mengulangi kemenangan atas Italia pada perempat final Piala Eropa 2008, tetapi tanpa harus melalui adu penalti. Di Swiss- Austria 2008, Spanyol menyisihkan tim ”Azzurri” setelah unggul 4-2 lewat adu penalti, setelah skor bertahan 0-0 hingga perpanjangan waktu.

Silva mengaku siap dipasangkan dengan siapa pun. Ia juga siap dimainkan dalam formasi apa pun, baik di tengah depan, kiri depan, maupun sayap kanan. Itu terbukti dalam tiga formasi berbeda di tiga partai persahabatan sebelum Piala Eropa.

Saat menang 1-0 atas China, Pelatih Bosque memasang Silva sebagai penyerang tengah dalam formasi 4-3-3. Silva dipasang bersama dengan Alvaro Negredo dan Juan Mata. Saat melumat Korea Selatan 4-1, Bosque mencoba formasi 4-2-3-1 dan memasang Silva sebagai sayap kanan, dengan Mata di tengah, Santi Cazorla di kiri, dan Fernando Torres di ujung tombak.

Ia juga mampu menjadi penyerang di sisi kiri saat Spanyol memainkan formasi 4-4-2. Saat itu Spanyol menekuk Serbia dengan skor 2-0.

Pemain belakang Spanyol, Gerard Pique, mengatakan, dirinya juga menginginkan kemenangan pertama dari Italia. Namun, Pique mengingatkan rekan-rekannya, juara dunia 2006 itu adalah tim kuat yang harus diwaspadai.

”Italia adalah tim yang sangat tangguh dan dapat menyulitkan kami. Mereka dalam kondisi terbaik dan siap bersaing dengan kami untuk lolos ke perempat final,” kata Pique.

Spanyol kehilangan penyerang David Villa dan bek Carles Puyol karena cedera. Namun, Bosque tidak khawatir karena memiliki banyak pemain berkualitas setara untuk menggantikan mereka.

Italia berusaha bangkit

Di sisi lain, Italia berusaha bangkit dari kekalahan di tiga laga persahabatan terakhir, termasuk kekalahan 0-3 dari Rusia dan tuduhan pengaturan pertandingan di liga domestik, yang menimpa salah seorang pemain tim nasional. Bek Domenico Criscito diperiksa polisi karena diduga ikut mengatur hasil pertandingan, lalu dicoret dari tim.

Namun, gelandang Daniele De Rossi mengatakan, timnya akan segera pulih dan siap menjalani Piala Eropa. Semua masalah itu sudah dilupakan dan ditinggalkan di tanah air mereka.

”Sebulan sebelum menjuarai Piala Dunia 2006, kami mengalami situasi yang mirip. Situasi ini menjengkelkan dan kami tidak sabar untuk segera mengakhirinya,” kata De Rossi.

Pelatih Italia Cesare Prandelli meminta timnya agar fokus menghadapi laga perdana. Masalah tuduhan pengaturan pertandingan harus dilupakan karena masalah utama mereka ada di depan mata, yaitu Spanyol.

Prandelli yang biasanya memasang formasi 4-3-1-2 sedang menyiapkan formasi 3-5-2 untuk menghentikan alur bola dari para gelandang Spanyol yang lincah. Menahan serangan dari tengah lapangan dinilai lebih baik dibandingkan menahan di garis pertahanan karena berisiko penalti.

”Saya pikir akan sulit bagi seorang pemain untuk menghentikan Silva, Xavi, atau pemain Spanyol lain. Kami perlu kerja sama kolektif di semua area untuk menghentikan mereka,” kata bek Giorgio Chiellini.

Di lini depan, Italia mengandalkan penyerang bengal Mario Balotelli dan Antonio Cassano. Gelandang senior Andrea Pirlo juga masih diandalkan sebagai pengatur permainan Italia. (ECA)

Sabtu, 09 Juni 2012

"Szczesny Bermental Baja"

WARSAWA, - Kiper Polandia, Wojciech Szczesny, dinilai ayahnya, Maciej Szczesny, mampu mengatasi tekanan yang muncul akibat kartu merah, yang diterimanya pada laga Grup A Piala Eropa melawan Yunani, Jumat (8/6/2012).

"Jelas, Wojciech mengalami situasi sulit. Ia tahu itu bukan penampilan terbaiknya dan ia tak akan tampil di laga berikutnya (melawan Rusia)," ujar Maciej Szczesny.

"Ia mungkin kehilangan tempat di tim nasional, tetapi saya pikir, ia punya karakter yang kuat," lanjutnya.

Szczesny menerima kartu merah setelah melanggar Dimitris Salpingidis di kotak penalti pada menit ke-68. Untung bagi Polandia, kiper pengganti, Przemyslaw Tyton bisa mematahkan tembakan penalti Giorgos Karagounis.

Pertandingan itu berakhir 1-1. Sementara gol Polandia dicetak Robert Lewandowski, gol Yunani diciptakan Salpingidis (51).

"Untunglah ia menggagalkan penalti itu. Itu membuat dirinya dan tim semakin kuat. Ia akan merasa menjadi pahlawan pada laga pembuka. Itu akan membuatnya lebih kuat secara mental," Maciej Szczesny.

Jumat, 08 Juni 2012

Szczesny Termakan Sesumbarnya Sendiri

WARSAWA, — Sebelum Euro 2012, Wojciech Szczesny sesumbar akan berpesta di Kyiv pada 1 Juli nanti. Buktinya, kiper utama Polandia itu malah mendapatkan kartu merah di partai pembuka melawan Yunani.

Sesumbar Szczesny itu diungkapkan ketika ia diwawancarai sebuah surat kabar.

"Saya akan minum sampanye setelah partai final di Kyiv," begitu tulisan headline koran tersebut.

Kenyataannya, kiper Arsenal itu harus absen dalam dua laga Polandia berikutnya. Penggantinya tentu saja penjaga gawang kedua Polandia, Przemyslaw Tyton. Ia dinobatkan sebagai pahlawan setelah menggagalkan penalti Giorgos Karagounis dan menghindarkan Polandia dari kekalahan di depan publik Stadion Nasional Warsawa.

Tyton kemungkinan besar akan jadi kiper utama Polandia dalam dua partai terakhir penyisihan grup melawan Rusia, Selasa (12/6/2012), dan Ceko, Sabtu (16/6/2012).

Kamis, 07 Juni 2012

Swedia, Segalanya Terserah Ibra?


JONATHAN NACKSTRAND / AFPPenyerang Swedia Zlatan Ibrahimovic (ketiga dari kiri) sedang berlatih bersama rekan-rekannya di pusat latihan Koncha Zaspa, Kyiv, Kamis (7/6/2012).

KYIV, - Kemenangan dalam uji coba terakhir kian melambungkan spirit tempur Swedia. Zlatan Ibrahimovic seperti punya semangat baru setelah kegagalan mendaratkan jawara liga untuk pertama kali sepanjang kariernya.

Ibrahimovic tak pernah gagal mendapatkan mahkota kompetisi lokal bersama Ajax Amsterdam, Juventus, Inter Milan, Barcelona, dan AC Milan. Namun, rekor pria berusia 31 tahun itu  pupus musim lalu di tangan Juve, eks klubnya.

Kini, Ibra ingin menghapus impian buruk itu bersama Swedia. Semangat tempurnya kembali meninggi setelah mencetak gol penalti dan mengantar kemenangan 2-1 Swedia atas Serbia dalam uji coba terakhir jelang Euro 2012, Selasa (5/6/2012).

Serba-serbi Swedia
* Lolos ke putaran final Euro 2012: sebagai runner-up terbaik babak kualifikasi

* Pelatih: Erik Hamren (Swedia)

* Pemain kunci: Olof Mellberg, Kim Kallstrom, Zlatan Ibrahimovic

* Euro 2012 adalah partisipasi kelima Swedia. Penampilan terbaik adalah saat melakukan debut pada Euro 1992. Saat itu Swedia sukses mencapai semifinal.

* Mellberg bakal tampil dalam Euro keempatnya sekaligus menyamai raihan Lothar Matthaeus, Peter Schemeichel, Alessandro Del Piero, Edwin van der Sar, dan Lilian Thuram.

* Sebastian Larsson menjadi top skorer Premier League 2011/12 untuk gol tendangan bebas. Ia mencetak tiga gol. Sementara Rasmus Elm juga menjadi top skorer gol tendangan bebas di Eredivisie Belanda 2011/12 dengan lima gol.

* Ibrahimovic, Cristiano Ronaldo, dan Helder Postiga dapat menyamai rekor tiga gol Euro yang dikoleksi Juergen Klinsmann, Vladimir Smicer, Thierry Henry, dan Nuno Gomes.

* Mellberg telah tampil dalam sepuluh partai Euro, terbanyak di antara seluruh skuad Euro 2012. Sementara Ronaldo dan Philipp Lahm bermain sembilan kali di putaran final Piala Eropa.

* Christian Wilhelmsson adalah satu dari dua pemain Euro 2012 yang bermain untuk klub luar Eropa. Ia bermain untuk Al Hilal Arab Saudi, sementara Robbie Keane berlaga untuk LA Galaxy Amerika Serikat.

 

Pandev Jatuh Cinta kepada Napoli


AFPStriker Napoli asal Makedonia, Goran Pandev.

NAPLES, Striker asal Macedonia, Goran Pandev, menyatakan telah jatuh cinta kepada Napoli. Oleh karenanya, ia rela dipermanenkan klub tersebut, meski gajinya berkurang.

"Aku bisa mengatakan bahwa aku jatuh cinta kepada Napoli dan ingin mengakhiri karier di San Paolo (stadion Napoli) pada umur 33 tahun nanti. Aku bahagia karena suporter menyambut pembaruan kontrakku dengan baik," kata Pandev.

Pandev sebelumnya merupakan pemain pinjaman dari Inter Milan. Namun, Kamis (7/6/2012), ia menjadi milik Napoli sepenuhnya dengan nilai transfer 7,5 juta euro (sekitar Rp 88,8 miliar). Pandev juga menerima permintaan Napoli untuk mengurangi gajinya sebagai bagian dari klausul transfer.

"Aku berterima kasih kepada Aurelio De Laurentiis (Presiden Napoli). Uang bukan yang utama. Aku ingin tetap di sini dengan gaji berapa pun karena keluargaku juga suka," kata Pandev kepada Radio Marte.

"Aku tak pernah menemukan skuad yang bersatu dan kuat seperti ini (Napoli). Itulah alasan utamaku. Sekarang, kami akan merasakan beberapa kegembiraan karena aku berharap terus bermain bagus dan memenangkan trofi bersama klub ini," tekadnya.

"Sukses kami meraih gelar Coppa Italia disambut dengan cara luar biasa, seolah kami menjuarai Liga Champions. Aku tak berani membayangkan apa yang terjadi jika kami meraih trofi lain," ucapnya.

Pandev menambahkan, "Aku sudah menjuarai banyak gelar, tapi menjuarai Coppa Italia bersama Napoli benar-benar spesial, dan aku merasakan emosi yang belum pernah kurasakan dalam hidup. Sayangnya, kami tak masuk ke kualifikasi Liga Champions, padahal suporter kami berhak menyaksikan kami tampil di ajang itu. Sekarang, kami harus mempersiapkan diri menghadapi Piala Super Italia melawan Juventus."

"Aku juga berterima kasih kepada Pelatih Walter Mazzarri yang mengambil semua risiko untuk mempertahankanku di Napoli," pungkasnya.

 

Rabu, 06 Juni 2012

Neuer: Saat yang Tepat untuk Jerman

GDANSK, - Kiper tim nasional Jerman Manuel Neuer menyiratkan kepercayaan diri timnya untuk mampu menjuarai Piala Eropa tahun ini.  Ditemui di sesi latihan terbuka tim nasional Jerman di Gdansk, Polandia, Rabu malam (6/6/2012) WIB, Neuer mengatakan bahwa Jerman kini lebih matang dan siap meraih titel juara Eropa.

"Kami lebih baik dibanding pada saat (Piala Dunia) 2010. Kami lebih matang sekarang dan tentu kami saling mengenal satu sama lain dengan lebih baik," katanya seperti dilansir Reuters.

Pemain berusia 26 tahun ini mengatakan, mereka harus menempuh langkah awal untuk mengurangi tekanan pada tim dalam perjalanan di Polandia-Ukraina. Mereka harus memenangi partai pertama.

"Pertandingan pertama sangat penting, seperti kemenangan pertama kami atas Australia (di Piala Dunia 2010). Itu sangat penting bagi kami. Kini memenangi partai perdana berarti mengurangi sedikit tekanan," tuturnya.

Pada Piala Dunia 2010, Jerman menggunakan skuad dengan usia termuda dalam 76 tahun terakhir, dengan rata-rata usia dibawah 24 tahun. Tahun ini, pelatih Joachim Loew melanjutkan kebijakannya menggunakan talenta muda untuk berlaga di turnamen besar dan demi memenuhi hasrat mengakhiri puasa gelarnya selama 16 tahun.

"Kami ingin menjuarai turnamen ini, karena Piala Eropa datang di saat yang tepat," tutup penjaga gawang Bayern Muenchen itu.

Selasa, 05 Juni 2012

Ditahan Filipina, Nil Puas


IMAGES/FIKRIA HIDAYATPelatih Tim Nasional Indonesia, Nil Maizar di sela latihan tim di lapangan sepak bola kompleks Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (1/6/2012). Timnas akan melakukan laga tandang melawan Filipina, 5 Juni mendatang.

FILIPINA, — Pelatih tim nasional Indonesia, Nil Maizar, mengaku tetap puas meski anak asuhnya hanya bermain imbang 2-2 melawan Filipina dalam laga persahabatan di Stadion Rizal Memorial, Filipina, Selasa (5/6/2012). Ia menilai skuad "Merah Putih" bermain cukup baik dalam laga tersebut.

"Saya bangga dengan permainan anak-anak. Mereka masih muda, tetapi mampu berjuang dengan sangat baik. Pertandingan ini sangat menarik karena kedua tim mencetak gol," ujar Nil seperti dilansir media Filipina Philstar.

Dalam laga tersebut, pertarungan ketat memang terjadi selepas turun minum. Indonesia unggul lebih dulu berkat gol Patrich Wanggai pada menit ke-56. Namun, pemain naturalisasi Filipina, James Younghusband, berhasil menyamakan kedudukan 1-1, dua menit berselang.

Irfan Bachdim sempat membuat Indonesia kembali unggul 2-1 pada menit ke-61. Tetapi, insiden kecil yang mengakibatkan Irfan dikeluarkan wasit harus dibayar mahal. Filipina kembali mampu menyetarakan skor menjadi 2-2 setelah Phil Younghusband menyarangkan bola ke gawang Markus Horison.

"Kartu merah itu tentu saja sangat disayangkan. Namun, kadang Anda tak bisa mengendalikan emosi ketika dalam situasi seperti itu. Secara keseluruhan permainan Filipina sangat baik. Kami tetap dapat pulang dengan kepala tegak meski hanya imbang melawan mereka," tukas mantan pelatih Semen Padang tersebut.

Senin, 04 Juni 2012

Inilah Kronologi Kerusuhan Versi Bonek


/Achmad FaizalRatusan bonek iringi jenazah Purwo Adi Utomo, Senin (4/6/2012).

SURABAYA, - Suporter fanatik Persebaya Surabaya, Bonek menuding polisi sebagai biang kerusuhan pada laga Indonesia Premiere League (IPL) antara tuan rumah Persebaya melawan Persija Jakarta, Minggu (3/6/2012) lalu. Tindakan polisi yang berlebihan, menyulut emosi para Bonek sehingga kerusuhan pun tidak dapat dihindarkan. 

Ketua Yayasan Suporter Surabaya (YSS), H Imron, yang saat itu berada di dekat tempat kejadian menuturkan, saat itu seperti halnya pada pertandingan-pertandingan lainnya, beberapa Bonek turun dari tribun beberapa menit sebelum pertandingan berakhir untuk mencopot spanduk di pinggir lapangan. ''Namun mereka dihadang polisi, karena mungkin dianggap akan menyerang pemain Persija,'' katanya, Selasa (5/6/2012). 

Karena dianggap tidak biasa, bonek itupun sempat melawan saat dilarang mengambil spanduk. Aksi cekcok dan saling dorong pun terjadi. Kejadian itulah menurut Imron yang memicu lemparan botol maupun benda lainnya dari tribun ke arah polisi yang ada di lapangan. ''Saat suasana kacau dan dianggap tidak dapat dikendalikan, akhirnya polisi pun memberi tembakan gas air mata ke arah tribun,'' jelasnya. 

Suasana semakin kacau, bonek berhamburan keluar melalui pintu terdekat. Puluhan bonek yang sudah ada di depan stadion meluapkan kekesalannya dengan merusak sebuah mobil sedan patroli milik polisi yang berada tidak jauh dari stadion. Tidak seharusnya, menurut Imron, polisi mengambil keputusan menembakkan gas air mata ke arah bonek. 

''Semua permasalahan di lapangan, harusnya dikoordinasikan cukup dengan koordinator lapangan (korlap). Kita bentuk korlap justru tugasnya untuk itu,'' tambahnya. 

Akibat kerusuhan itu, puluhan bonek menderita luka, dan seorang Bonek bertama Purwo Adi Utomo (18), warga Jalan Babadan Rukun VI Nomor 3 Surabaya tewas setelah beberapa saat mendapatkan pertolongan pertama di ruang medis stadion. 

Informasi yang beredar menyebutkan, siswa kelas III SMKN 5 Surabaya itu selain tewas karena kekurangan zat oksigen, juga karena terinjak-injak oleh bonek lainnya saat berebut keluar stadion.

Minggu, 03 Juni 2012

Gerrard: Kuyt Tak Pernah Mengecewakan


Striker Dirk Kuyt akhirnya meninggalkan Liverpool dan pindah ke klub Turki, Fenerbahce.

LIVERPOOL, — Kapten Liverpool, Steven Gerrard, merasa kehilangan rekannya, Dirk Kuyt, yang akhirnya memutuskan pindah ke klub Turki, Fenerbahce. Menurutnya, Kuyt pemain hebat dan tak pernah mengecewakan siapa pun.

Kuyt menjadi pemain andalan sejak bergabung dengan Liverpool pada 2006. Namun, kehadiran Pelatih Kenny Dalglish musim lalu membuat lebih sering duduk di bangku cadangan. Meski kini Liverpool sudah ditangani Brendan Rodgers, tetapi dia pilih pindah demi mendapat kesempatan bermain lebih banyak.

"Dirk adalah pemain hebat, pribadi yang hebat, dan pengabdi Liverpool yang hebat. Sejak hari pertama datang di klub ini, ia langsung menunjukkan diri sebagai seorang yang bisa dipercaya dan tak akan pernah mengecewakan Anda di lapangan," puji Gerrard.

Kuyt mencetak gol di final Piala Liga melawan Cardiff City. Gol itu berperan besar membawa Liverpool juara Piala FA.

"Dia tak diragukan lagi sudah menjadi bagian dari sejarah Liverpool, bahkan sebelum ia membantu klub meraih gelar. Aku akan kehilangan dirinya dalam bermain. Tapi, aku berharap dia dan keluarganya akan mendapat yang terbaik di Turki," harapnya.

Kerja kerasnya di lapangan membuat permainan Liverpool menjadi hidup. Dia dikenal selalu bergerak tak kenal lelah. Terkadang membantu pertahanan, tetapi dengan cepat membantu serangan. Bahkan, dia juga punya naluri mencetak gol yang baik. Kuyt sudah tampil 285 kali bersama Liverpool dan mencetak 71 gol.

Sabtu, 02 Juni 2012

Cahill-Terry Perburuk Inggris


DaylifeBek Inggris, Gary Cahill (tengah), bertabrakan dengan rekannya sendiri, Joe Hart (kanan), setelah didorong penyerang Belgia, Dries Mertens, dalam laga persahabatan di Wembley Stadium, Sabtu (2/6/2012).

LONDON, Badai cedera belum berlalu dari tim nasional Inggris. Pelatih Roy Hodgson kembali dipusingkan dengan cedera yang menimpa Gary Cahill dan John Terry dalam pertandingan persahabatan melawan Belgia di Wembley, Sabtu (2/6/2012).

Cahill akan menjalani pemeriksaan sinar-X di Wembley, Minggu (3/6/2012). Dikhawatirkan, tulang rahang bek Chelsea tersebut patah akibat berbenturan dengan rekannya sendiri, Joe Hart, setelah didorong oleh penyerang Belgia, Dries Mertens, pada menit ke-19. Posisi Cahill digantikan Joleon Lescott.

"Saya tidak senang dengan hal itu (tindakan Mertens). Jika tulang rahang Cahill payah, maka kami akan kehilangan satu pemain lagi. Dia adalah elemen kunci tim kami. Jika dalam kasus ini cederanya tidak terlalu buruk, maka hal tersebut tidak akan menghalangi dia bersama kami ke Polandia dan tidak menghentikannya bermain," ungkap Hodgson.

Sementara itu, Terry mengalami cedera hamstring. Posisi Terry digantikan oleh Phil Jagielka pada menit ke-70. "Ada kekhawatiran sedikit dengan kondisi John Terry. Dia sangat bekerja keras pada pekan ini dan dia merasa tegang karena hamstring-nya. Hal itu tidak berarti apa pun selain kelelahan. Namun, ia akan menjalani scan Minggu," tutur Hodgson.

Sebelumnya, dari 23 pemain yang dipanggil, Hodgson harus kehilangan John Ruddy, Gareth Barry, dan Frank Lampard. Ketiganya harus absen memperkuat Inggris di Piala Eropa akibat mengalami cedera yang berbeda. (BBC)

Jumat, 01 Juni 2012

Gerrard: Rodgers Memang Target Utama Liverpool


liverpoolfc.tvKapten Liverpool, Steven Gerrard, dengan kostum baru untuk musim 2012/13.

LONDON, — Setelah mengakhiri kerja sama dengan Kenny Dalglish, 16 Mei silam, Liverpool akhirnya pengumumkan Brendan Rodgers (39) sebagai pelatih baru, Jumat (1/5/2012).

Hal tersebut merupakan kejutan, mengingat media-media Inggris sempat gencar memberitakan bahwa Pelatih Wigan Athletic, Roberto Martinez, sudah bernegosiasi dengan pemilik Liverpool, John Henry, dan kepastian kerja sama hanya tinggal menunggu pengumuman resmi.

Selain itu, Liverpool juga disebut mempertimbangkan bernegosiasi dengan Rafael Benitez. Namun, menurut Steven Gerrard, Rodgers sejak awal merupakan pilihan utama Liverpool.

"Apa yang bisa aku katakan adalah Brendan merupakan pilihan pertama. Aku terus mengikuti perkembangan (pencarian pengganti Dalglish) selama beberapa pekan terakhir dengan pemilik dan direksi Liverpool, dan Brendan Rodgers adalah pilihan pertama," aku Gerrard.

Sebelum menerima lamaran Liverpool, Rodgers melatih Swansea City selama dua musim (2010-2012). Pada musim pertamanya, ia membawa Swansea promosi, dan pada musim kedua berhasil membuat Swansea finis di peringkat ke-11 dan dengan begitu tetap berkompetisi di Premier League.