Rabu, 25 Juli 2012

Perusahaan Besar Diminta Dukung Persepar

PALANGKARAYA, - Perusahaan-perusahaan besar di Kalimantan Tengah diminta mendukung klub sepak bola Persepar Palangkaraya. Persepar akan menjalani Liga Primer Indonesia (IPL), kompetisi tertinggi PSSI yang tentunya disertai peningkatan kebutuhan dana.

Sigit Wido, dedengkot Kalteng Mania, sebutan untuk suporter Persepar mengungkapkan, pihaknya meminta pemerintah daerah bisa memfasilitasi Persepar dengan investor atau perusahaan. "Bukan mendanai Persepar dengan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD)," katanya di Palangkaraya, Kalteng, Kamis (26/7/2012). Sigit mengatakan, Persepar sudah tak lagi bergantung pada pemerintah kabupaten/kota dengan mengandalkan APBD selama dua tahun terakhir.

Sebelumnya, Persepar berlaga di Divisi Utama Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) dan menjadi juara, sehingga akan bermain di IPL pada musim berikutnya.

Sekretaris Umum Persepar Rio Denamore mengatakan, saat berlaga di Divisi Utama, Persepar membutuhkan dana lebih dari Rp 5 miliar per tahun. Jika sudah masuk IPL, dana itu diperkirakan mencapai Rp 10 miliar per tahun.

Selama ini, pendanaan Persepar lebih banyak bergantung pada pengurus. Karena itu, perusahaan-perusahaan besar diminta bisa lebih menunjukkan kepeduliannya.

Berdasarkan data Dinas Perkebunan Kalteng, perusahaan perkebunan kelapa sawit saja mencapai 316 unit. Sawit merupakan komoditas andalan Kalteng. Di Kalteng juga banyak perusahaan pertambangan batu bara berskala besar.

"Jika para investor yang masuk bisa mendapatkan manfaat dari Kalteng, paling tidak dapat memberikan dukungannya kepada Persepar," kata Rio.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar