LLUIS GENE / AFPGelandang Alexander Song saat diperkenalkan sebagai pemain baru Barcelona, Selasa (21/8/2012). Song bakal memakai nomor punggung 25 di Barcelona.
BARCELONA, - Gelandang Alex Song mengaku tak pernah mempertimbangkan meninggalkan Arsenal. Bahwa ia kini telah menjadi pemain Barcelona, menurutnya, itu karena Arsenal yang memutuskan menjualnya.
Song meninggalkan Arsenal dan bergabung dengan Barcelona pada 20 Agustus 2012, dalam keadaan masih punya kontrak tiga musim dengan Arsenal. Ia dikontrak Barcelona selama lima musim, atau hingga 2017.
Media-media Inggris sempat memberitakan, orang dalam Arsenal mengatakan bahwa Song dijual karena tidak disiplin dan sering terlambat datang latihan.
"Aku bangun dan membaca itu di koran dan sangat terkejut dan kecewa. Aku mencintai Arsenal, aku tak pernah ingin pergi," aku Song.
"Aku siap berkomitmen kepada Arsenal. Yang kuinginkan adalah kontrak baru, tetapi setiap kali kami menginginkan negosiasi, klub menundanya. Aku menginginkan kontrak lima tahun di Arsenal. Pada akhirnya, aku mendapatkannya, di Barcelona," tambahnya.
"Aku berusaha selama delapan bulan untuk memulai negosiasi kontrak baru, tetapi Arsenal terus menunda dan selalu mengatakan, 'Sisa masa kontrakmu masih tiga tahun'. Aku tak bicara soal uang, aku hanya ingin duduk dan mendiskusikan kontrak baru. Aku ingin mendedikasikan karierku kepada klub yang kucintai."
"Kemudian, Barcelona datang. Aku diinginkan klub terbesar di dunia dan mereka ingin memberiku kontrak lima tahun. Barcelona siap memberiku kontrak lima tahun. Aku meminta Arsenal selama delapan bulan untuk kesepakatan yang sama."
"Ketika tim terbaik dunia menghargai talenta Anda, itu berarti Anda harus mengambil keputusan yang benar. Jika Arsenal mengatakan aku tidak antusias dalam latihan, mungkin, mungkin itu karena aku tak mengerti bahwa aku berkontribusi di lapangan dan mereka tak ingin bernegosiasi denganku."
"Aku sangat sedih (dituduh malas). Tuduhan itu menyakitkan. Mereka mengecilkan karakterku. Aku menaruh rasa hormat sangat besar kepada Arsene Wenger. AKu mencintainya seperti ayah dan ia adalah pelatih fantastis. Ia menjadikanku pemain seperti sekarang ini dan aku berutang kepadanya untuk hal itu."
"Tak pernah ada masalah antara kami, jadi untuk seseorang di klub itu yang mengatakan (tuduhan itu) sangat menyedihkanku," tuturnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar