Sabtu, 18 Agustus 2012

Wenger: Masalahnya Akurasi Umpan


AFPPelatih Arsenal, Arsene Wenger, menyaksikan anak-anak didiknya melawan Sunderland, pada laga Premier League, di Emirates, Sabtu (18/8/2012).

LONDON, - Pelatih Arsene Wenger menyampaikan evaluasi soal permainan Arsenal ketika bermain imbang 0-0 dengan Sunderland pada laga Premier League, di Emirates, Sabtu (18/8/2012). Salah satu hal yang dinilainya krusial adalah masalah kualitas umpan.

"Kami bermain dengan semangat yang baik. Tak ada masalah dengan kebugaran, tetapi serangan kami kurang tajam dan kurang mengalir pada saat seharusnya berbahaya di sepertiga lapangan atas. Kami memiliki sedikit peluang, tetapi tak bisa mengubahnya menjadi gol," ujar Wenger.

"Sunderland bermain dengan cara yang sama ketika melawan kami, yaitu di sepertiga lapangan atas dan bertahan, dan jika Anda tak cukup tajam untuk mencetak gol pada menit-menit awal, itu menyulitkan."

"Mereka bertahan dengan sangat baik sepanjang pertandingan dan kami kehilangan sesuatu - ketajaman dan juga kualitas dan akurasi pada umpan-umpan final," tuturnya.

"(Pemain-pemain baru) menciptakan perbedaan. Dengan memainkan tiga penyerang, taktik kami tak berjalan dan kami tidak seimbang. Kami tidak menciptakan peluang cukup banyak karena mereka menahan lini tengah kami. Setelah itu, situasinya sulit bagi kami. Kami perlu lebih kreatif di sepertiga lapangan atas," tuturnya.

Dua penyerang baru Arsenal, Lukas Podolski dan Olivier Giroud bermain bergantian, dengan Podolski mendapat jatah menjadi starter. Giroud menciptakan sejumlah tembakan, salah satunya adalah dalam duel satu lawan satu dengan kiper Mignolet pada menit ke-81, yang meleset ke sisi kiri gawang.

Pemain anyar lain, gelandang Santi Cazorla, bermain penuh.

"Menurut saya, sulit untuk tidak gembira dengan penampilan (Cazorla), mengingat ia tampil penuh (membela Spanyol pada laga persahabatan melawan Puerto Rico, Rabu 15/8/2012).Pada dasarnya, semua yang terjadi dirancang olehnya," aku Wenger.

"Giroud memiliki peluang besar mencetak gol dengan kaki kanannya. Menurut saya, ia punya waktu lebih banyak ketimbang yang ia pikirkan dan, tentu saja, kami mengharapkan tembakannya saat itu membuahkan gol," tambahnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar